RR: Tet5u goes to Bromo (part 1)

9 Jan

Ditulis oleh Tet5u di Prides-Online.Com, 6 Jan 2011.

Original thread: http://www.prides-online.com/showthread.php?t=11186. Part 1. Aslinya tanpa foto, tapi dengan bahasa yang enak, siapa yang perlu foto, let’s our wildest fantasy lead the way. Namun untuk kenyamanan membaca blog, foto dari Funk ditampilkan.

===================================

 

Gunung Bromo 14 November 2010

Sebetulnya sudah berulang kali ingin kesana tapi belum bisa terlaksana karena sesuatu hal, berawal dari pengajuan cuti yang belum diappove hingga H-2 sempat timbul kekhawatiran batalnya rencana tersebut, ditambah lagi musibh meletusnya gunung Merapi yang memicu status aktif waspada gunung gunung di pulau Jawa, termasuk Bromo.

1 Minggu sebelum keberangkatan selalu memantau situs resmi BMG dan merefreshnya setiap 30 menit, tetapi tidak ada kejadian yang begitu signifikan dan beberapa hari sebelum keberangkatan setiap hari menghubungi Bro Roi (prides Bogor) perihal status gunung-gunung di pulau Jawa dan dapat diambil kesimpulan statusnya stabil seperti saat ini (meskpun status Bromo waspada) sehingga membuat tekad semakin bulat.

Sebelum keberangkatan mengontak beberapa teman pides sepanjang jalur yang akan di lalui menyakan perihal cuaca dan kondisi jalan, semua ok kecuali curah hujan yang cukup besar, sehingga sudah di persiapkan wet gear & stamina untuk long wet riding. Selain itu mengontak temen di Malang untuk mengetahui kondisi di lapangan Bromo dan disarankan untuk merubah tujuan ke tempat yang lain selain Bromo, karena Malang punya banyak tempat yang bisa di kunjungi, ok its my plan B kalau ternyata Bromo berubah status menjadi awas.

Dan yang paling utama mengontak Bro Irwan (funkademic) sang kuncen Bromo, dan menurut penerawangan kuncen karena status waspada yg tidak boleh untuk di datangi adalah naik ke anak tangga di belakang pura hingga bibir kawah Bromo atau radius 1 km dari Bromo, sehingga masih aman untuk muter-muter di lautan pasir, sep 99% fixed.

H-2 sore hari sebelum keberangkatan cuti di ACC mantab…… tinggal siapin X untuk perjalanan jarak jauh dan perbekalan selama di perjalanan, mengingat dibutuhkan tenaga ekstra, maka dipilih jalur yang mudah di tempuh agar tidak menguras tenaga yaitu pantura, dan tempat transit pertama di Juwana dengan pertimbangan lokasi lebih dekat ke timur dan timingnya pas buat slow riding, yaitu sore hari (biasa dari dulu di semarang soale).

H-1 Bro Irwan memberikan lokasi Meting Point 7°15’51”S 112°44’29”E pukul 10-11 WIB, setelah di trace via GPS itu adalah McD Basra yang buka 24 jam.

Jum’at 12 November 2010 pukul 03.30 WIB setelah pamitan ke Ortu akhirnya berangkat tak lupa menset ordo meter, udara dingin masih menembus jaket PRIDES, padahal sudah pakai dobelan, mungkin karena malam sebelumnya gerimis, jalanan aspal yang masih basah walaupun masih snagat sepi tapi kupacu X stabil di RPM 6rb dengan kecepatan 70-80 kpj.

Rute pertama Bogor Cileungsi aman terkendali 100 %, dilanjutkan cileungsi tambun via jalur alernatif setu, jalan setu masih sama seperti terakhir lewat sepulang dari Subang bersama Prides Chabog, banyak lubang dimana-mana, dan yang lebih parah lagi adalah di tambah genangan air karena musim penghujan, beberapa kali separuh kaki X tenggelam di kubangan air dan lumpur, sesampainya di tambun hujan deras, setelah ganti kostum dengan rain gear, kecuali sepatu karena ingin ngetes kehandalan stalker.

Hujan semakin deras dan tidak ada putusnya di pantura, jalanan relative sepi hanya di temani beberapa bis malam & truk yang bermanuver lincah menghindari lubang2 kecil sepanjang pantura, huff nyaris beberapa kali kesamber mereka, karena mereka tidak menyalakan lampu sein atau isyarat untuk bermanver menghabiskan jalan. Semakin lama jalan semakin ramai, sehingga kecepatan pun melambat, tapi tidak dengan hujan, semakin siang semakin deras. Sampai di patrol (sebelum indramayu) terjadi macet yang luar biasa, kombinasi yang sempurna untuk membuat kemacetan, pasar yang tumpah ke jalan ditambah pembangunan flyover di depan pasar yang menghabiskan 1 ruas jalan serta hujan yang deras membuat jalan berlubang berubah menjadi kubangan.

Selepas indramayu mengambil jalur favorit belok kiri kearah karang ampel (jalur alternative saat mudik lebaran) karena jalannya lebar tanpa lubang dan sepi karena bukan jalur utama, saat karang ampel hujan mulai reda dan berganti gerimis, saat di lampu merah ga sengaja megang box & ternyata sudah terbuka damn ko bisa? Setelah ane cek, 1 bungkusan telah hilang yang berisi 1 set pakaian dan ada baju jamnas Prides pertama, setelah diteliti kemungkinan side box over load dan ketika kena guncangan dapat terbuka sendiri, dilihat dari isinya side box br kebuka sekitar 1-2 km mengingat tidak ada air di dalam box, ya sudah iklaskan saja, sapa tau yang menemukannya memang lebih membutuhkan pakaian.

Memasuki kota cirebon hujan berubah menjadi panas, meskipun jalan masih basah, tetapi ane sengaja tidak mengganti riding wear, sekalian jemur jas ujan supaya kering, sampai di brebes (jam 9 kurang) ane mampir diwarung makan skalian ganti riding gear karena jas ujannya sudah kering, wah lumayan rekomended nih waung, selain bersih, luas, masakannya enak (mungkin karena lapar) dan harganya pun masih wajar. Namanya warung makan OHIO.

Jam 10 pagi melanjutkan perjalanan tidak kerasa sudah terdengar adzan, weks hari ini hari jum’at, walah jumatan sek klo gitu, akhirnya menemukan masjid yang cukup besar dengan banyak kendaraan parkir di daerah pemalang, perjalanan ini terasa lambat karn banyak perbaikan jalan antara bribes – tegal sehingga buka tutup jalan pun dilakukan. jam 1 siang melanjutkan perjalanan tidak lama lampu indicator bensin X menyala, berarti sudah mau habis premium 60 rb yang ane isikan kemarin di kantor sepulang kerja

Sebelum akhirnya tanpa memutar rest, X sampai dipom bensin sebelum alas roban diderah limpung (dulu sama 7cities ngisi bensin selalu disini), setelah melewati alas roban di daerah gingsing setelah berjibaku dengan macet (karena perbaikan jalan) giliran ane yang di isi perutnya.
Masuk semarang terjadi kemacetan (lagi2 karena perbaikan jalan), ane masuk semarang diam2 & tidak lapor sing mbahu rekso mbah kuncen darkwolf & pakde bejogeboy, nuwun sewu klo cuma numpang liwat & ndak mampir.

Pas di daerah pati teringat kejadian welex yg hendak ke bali, jalan emang sempit Cuma satu jalur dan jalan tidak rata alias bergelombang, sangat rawan kecelakaan apalagi klo mereka tidak bersabar nunggu peluang untuk mendahului kendaraan di depannya. Sampai di juwana (pukul 17:20 WIB )ane sudah di tunggu Don BM, langsung disambut senyuman lebar & minuman elektrolit, padahal baru buka helm belum sempet lepas jaket, dan Don BM menyakan “perjalan hari ini gimana?”, ane jawab Cuma kena macet dimana-mana kaena perbaikan jalan, “trus motore piye?, “tadi dari gringsing ga bisa di starter & klakson mati sampe sekarang, kayaknya akinya tekor karena sikring td di cek masih bagus”. Trus dia nawarin untuk simpen motor di rumahnya & ngecash aki dulu sebelum tutup tempatnya, ok setelah sampai kediaman Don BM langusng copot aki, setelah di cek akiku telah berubah menjadi aki kering alias ga ada cairan, edan…… makin hari mekanik semakin teledor, padahal baru 2 minggu yang lalu servis (setelah 3 bulan ga servis) berarti ga di cek akinya.

to be continue

4 Responses to “RR: Tet5u goes to Bromo (part 1)”

  1. thinx_speed C-039 January 9, 2011 at 10:48 pm #

    om mna lanjutanny? kentang neh……..🙂

  2. nugroho tea January 11, 2011 at 2:49 am #

    keren brooo
    kapan kesana lagi nihh

  3. Insan - Kinan January 11, 2011 at 3:26 am #

    jadi pengen ke bromo (lagi)😦

  4. kourtnie January 16, 2011 at 8:36 pm #

    how do i join

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: